Sabtu, 21 April 2012

Tips menghindari kejahatan di Gerai ATM

Berbagai Kejahatan sering terjadi di Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kejahatan ini menggunakan banyak modus. Ada yang bersifat konvensioal atau yang lebih modern dengan menggunakan Teknologi IT.

Modus konvensional
Modus konvensional yaitu menjadikan nasabah dan gerai ATM itu sendiri sebagai sasaran kejahatan.

contonya :
  1. Pelaku membobol mesin ATM dan membawanya kabur.
  2. Pelaku merampok petugas pengisian uang ATM
  3. Pelaku merampok nasabah usai mengganbil uang di ATM
  4. Pelaku menculik korban dan memaksa korban memberitahu no pin ATM nya kemudian menguras isinya.
  5. Pelaku terlebih dulu menipu nasabah dengan memberitahukan korban sebagai pemenang undian dan memintanya mentrasfer uang ke rekening tertentu.
  6. Pelaku berpura-pura membantu. Modus ini, pelaku menggunakan alat bantu tertentu sehingga kartu ATM korban seakan-akan tertelan. Sebelumnya pelaku telah menempelkan no. call center bank pemilik gerai ATM yang palsu. Saat korban menelpon pelaku berperan seolah – olah petugas call center yang hendak membatu korban dan meminta korban memberikan no. pin kartu ATM-nya. Setelah korban pergi, pelaku masuk gerai ATM dan menguras isi ATM milik korban.
Modus Teknologi IT
Modus lain yang lebih canggih, berupa penggunaan Tekhnologi Informasi. Salah satu modus ini dengan menggunakan alat card scheeming, alat ini konon dapat dibeli bebas di pasaran.
Dalam modus, yang dilakukan pelaku adalah menggandakan kartu ATM korban. Alat penggandanya disebut SKIMMER. Kabarnya alat ini sudah diperjualbelikan secara bebas di ‘pasar gelap’ Internet.

Terdapat 2 alat dipasang di mesin ATM:
  1. Perekam nomor PIN untuk mencatat aktivitas pada keypad, biasanya berupa micro camera ataupun OCR.
  2. Slot card palsu yang merupakan pembaca dan penyimpan informasi kartu ATM untuk digandakan.
Tips untuk modus ini, Harap berhati-hati saat akan bertransaksi di ATM, dan pastikan mesin ATM yang Anda gunakan tidak terdapat alat tambahan apapun. Apabila Anda baru menyadari terlanjur melakukan transaksi, salah satu trik yang biasa disarankan adalah dengan bertransaksi kembali di mesin ATM tersebut dengan memasukkan nomor PIN yang salah sebanyak dua kali untuk mengecoh

Ingat !!! Apabila memasukkan no. PIN yang salah sebanyak 3 kali berturut-turut, kartu ATM otomatis diblokir. Dan yang terpenting, segera hubungi kantor bank bersangkutan yang terdekat atau melalui telepon untuk melaporkan hal ini dan kalau perlu segeralah minta penggantian kartu ATM Anda.

Meskipun kejahatan ini telah berulang kali terjadi, sebenarnya cara paling efektif untuk mencegah hal ini khususnya bagi pihak bank adalah dengan melakukan penggantian kartu ATM magnetik dengan kartu ATM berbetuk chip sebab lebih sulit digandakan. Sayangnya kartu ATM dengan chip beserta mesin ATM sebagai pembacanya itu sendiri lebih mahal harganya. Kalaupun cara ini diterapkan kemudian terdapat biaya tambahan bagi nasabah untuk pembuatan kartu ATM seperti ini, apa salahnya demi keamanan bertransaksi dimanapun berada.

Berikut Tips menghindari kejahatan di gerai ATM :

  1. Pilihlah mesin ATM yang berada di tempat keramaian, seperti di pusat-pusat perbelanjaan atau kantor-kantor yang menyediakan gerai ATM. Karena di tempat tersebut dilengkapi dengan sekuriti. Lebih aman lagi, dengan menggunakan mesin ATM yang ada di bank tersebut.
  2. Pastikan di mesin tersebut dilengkapi dengan CCTV. Hal ini untuk mengantisipasi apabila Anda menjadi korban di mesin ATM, pelaku bisa dikenali lewat CCTV. Bila perlu, mintalah teman atau kerabat Anda untuk menemani Anda
  3. Hindari penggunaan mesin ATM di tempat-tempat yang sepi. Apabila ada orang yang mencurigakan, sebaiknya batalkan untuk menggunakan ATM
  4. Setelah yakin mesin ATM Anda aman dan bisa digunakan, pastikan orang yang di belakang Anda tidak mengintip ketika Anda memasukkan kartu ATM Anda. Rahasiakan kode Personal Identification Number (PIN) dengan cara menutupinya dengan tangan atau tas.
  5. Hindari pengambilan uang yang berlebih, tariklah uang sesuai kebutuhan Anda. Pelaku biasanya mengincar orang yang membawa uang cash dalam jumlah yang banyak.
  6. Setelah Anda melakukan transaksi, sebaiknya Anda masukkan lagi kartu Anda dan masukkan PIN secara acak yang tidak sesuai dengan PIN Anda, lalu batalkan proses transaksi di ATM. Hal ini untuk menghindari kemungkinan PIN tersebut masih "termemori" di mesin ATM.
  7. Setelah transaksi selesai, jangan lupa untuk mengeluarkan kartu ATM Anda, jangan sampai tertinggal di mesin. Dan jangan lupa untuk menyobek struk transaksi Anda atau bila perlu, bawalah serta struk tersebut. Ini agar orang tidak mengincar kita bila ternyata saldo kita banyak.
     
  8. Bila kartu ATM Anda mengalami masalah atau tertelan, jangan panik. Segera telepon call center bank Anda. Mintalah call center bank untuk memblokir kartu ATM Anda. Jangan terbujuk orang yang menawarkan bantuan Anda untuk mengeluarkan kartu Anda. Pastikan jangan tinggalkan mesin ATM sebelum yakin pihak bank telah memblokir kartu Anda.
     
  9. Setelah keluar dari gerai ATM, pastikan Anda tidak diikuti orang

source : 1001cara.com



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar